Kamis, 18 Agustus 2011

Spanduk Kecam PTNNT Bermunculan

Sumbawa Barat – Pasca polemik akibat perekrutan tenaga kerja oleh PT.Newmont Nusa Tenggara (PTNNT), spanduk dengan nada mengecam perusahaan asal Amerika itu bermunculan di sejumlah tempat di Kecamatan Jereweh KSB.

Spanduk yang ditulis dengan bahasa daerah Sumbawa itu diduga kuat, dipasang oleh warga yang kecewa dengan proses perekrutan tenaga kerja oleh PTNNT beberapa waktu kemarin. Selain menggunakan bahasa daerah, ada juga beberapa spanduk kecamaman yang meggunakan bahasa Indonesia.

Sebut saja bahasa spanduk yang di pasang melintang di jalan Desa Goa Kecamatan Jereweh, “Rebut Hak Putra Lokal Lingkar Tambang Yang Di rampas PTNNT”, “Kami Muak Dengan Janji Busuk PTNNT”. Spanduk lain juga terpasang di Desa Dasan Anyar Kecamatan setempat. “Lebih Baik Mati Terhormat Daripada Mati Tertindas,”.

Sedangkan dilokasi Desa Beru Kecamatan Jereweh, bahasa spanduk dengan bahasa daerah setempat, “Tana Dita Ketelas Dita, Bekerja Adalah Harga Mati,” yang berarti tanah kita merupakan kehidupan kita. Jadi, bekerja adalah harga mati.

Salah satu warga Jereweh, Ilham, yang kebetulan ditemui MataramNews disekitar lokasi spanduk itu dipasang mengatakan, spanduk itu dipasang oleh sebagian besar pemuda pengangguran yang ada di Kecamatan Jerweh. Karena, para penganggur itu menuntut dipekerjakan di lokasi tambang Batu Hijau milik PTNNT.

“Orang yang demo itu yang pasang mas, mereka minta kerja ke newmont,” terangnya.

Kemuadian, saat ditanyai kapan pemasangan spanduk itu dilakukan?, pihaknya tidak bisa memberikan jawaban pasti. Kemngukinan besar spanduk itu dipasang pada saat terjadi polemik perekrutan tenaga kerja oleh PTNNT, “gak tahu juga kapan itu dipasang, mungkin setelah demo kemarin itu,” cetus Ilham.

Namun, setelah mengetahui bahwa dirinya diwawancara, maka, Ilham, yang mengaku dari Desa Goa kecamatan Jereweh langsung pergi menggunakan sepeda motor.(MS)

1 komentar:

  1. Dengan luas tanah yang dikuasai, kapasitas produksi dan keuntungan yang di dapatkan oleh PT NNT, serta dampak yang terjadi, sudah seharusnya PT NNT memberikan lebih kepada rakyat Indonesia, khususnya bagi masyarakat lingkar tambang !!!

    BalasHapus