Sabtu, 03 Juli 2010

SBY Buka Muktamar Satu Abad Muhammadiyah dari Madinah

Madinah, Detik.com - Muktamar ke-46 Muhammadiyah atau Muktamar Satu Abad Muhammadiyah resmi dibuka. Presiden SBY membukanya secara resmi dari kota Suci Madinah Al Munawwaroh, Arab Saudi.

Presiden SBY berpidato dan membuka muktamar ini melalui video conference, Sabtu (3/7/2010), sekitar pukul 07.00 waktu Madinah atau 11.00 WIB. Pembukaan Muktamar berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, sedang SBY berada di ruang lobi Hotel Oberoi Madinah.

Presiden SBY dan Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono didampingi sejumlah menteri. Antara lain Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menkominfo Tifatul Sembiring, Menakertrans Muhaimin Iskandar, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Mendiknas M Nuh, Seskab Dipo Alam, Ketua DPD Irman Gusman, dan sejumlah anggota DPR.

Saat membuka muktamar, SBY dan rombongan mengenakan pakaian serba putih. SBY dan rombongan mengikuti seluruh rangkaian pembukaan muktamar Muhammadiyah melalui layar televisi.

Dalam sambutannya, SBY mengawali penjelasannya mengapa tidak bisa hadir langsung di Yogyakarta. SBY menjelaskan perjalanannya ke Toronto, Kanada untuk menghadiri KTT G20, kemudian ke Turki untuk melakukan kunjungan kenegaraan, dan ke Arab Saudi untuk melakukan ibadah umrah.

SBY kemudian menilai tema muktamar 'Satu Abad Muhammadiyah, Gerak Melintasi Zaman, Dakwah dan Tajdid Menuju Peradaban Utama' sangatlah tepat. Selama ini, Muhammadiyah telah berkhidmat dengan banyaknya amal usaha di bidang pendidikan dan sosial.

SBY mengapresiasi Muhammadiyah mengambil tema ini terkait peradaban utama. Bagi SBY, peradaban utama adalah peradaban dengan Islam yang penuh damai.

SBY menyatakaan kebanggaannya terhadap Muhammadiyah yang merupakan organisasi massa terbesar di Indonesia, bahkan terbesar di dunia. SBY juga menyampaikan ucapan selamat dari Ibu Negara Ani Yudhoyono atas pelaksanaan Muktamar Aisyiyah.

Akhirnya, SBY menyampaikan selamat kepada muktamirin untuk bermuktamar. "Dari Madinah, saya mengucapkan selamat bermuktamar," kata SBY yang disambut tepuk tangan.

Sebelum berpidato, Presiden SBY juga mendengarkan pidato Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Dalam sambutannyan Din menyampaikan terima kasih kepada Presiden SBY yang berkenan membuka muktamar dari Madinah. "Semoga ada berkah dari Madinah untuk Muhammadiyah," kata Din.

Din juga menyampaikan bahwa selama ini tidak ada pertentangan Muhammadiyah dengan pemerintah. Din juga yakin bahwa Presiden SBY juga memiliki ikatan batin dengan Muhammadiyah.

Din juga menegaskan posisi Muhammadiyah terhadap pemerintah. "Muhammadiyah siap bekerja sama dengan pemerintah. Tapi, posisi Muhammadiyah adalah loyal kritis," tegas Din.

Hadir dalam pembukaan Muktamar ke-46 Muhammadiyah di Stadion Mandala Krida, para pejabat negara, pimpinan ormas dan parpol, para dubes asing, dan tokoh-tokoh nasional. Sejumlah tokoh nasional yang hadir, antara lain Amien Rais, Syafii Maarif, Jusuf Kalla, dan Hasyim Muzadi.

Pembukaan Muktamar Muhammadiyah oleh Presiden RI dari Madinah melalui video conference baru pertama kali terjadi. Bahkan, ini untuk pertama kalinya Presiden membuka muktamar ormas dari luar negeri melalui video conference.

Video conference antara Presiden SBY di Madinah dengan muktamirin di Yogyakarta berlangsung atas bantuan dari pemerintah Arab Saudi. Acara ini juga disiarkan secara live oleh Madina TV.
(asy/gah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar