Lombok Utara, - Seakan tak pernah habis persoalan dengan pemadaman listrik, baru beberapa bulan masyarakat Lombok Utara tenang karena jarang terjadi pemadaman, namun sejak dua hari lalu masyarakat kembali mengeluh karena seringnya pemadaman listrik.
Tak hanya itu sejak dua hari lalu PLN Ranting Tanjung melakukan pemadaman bahkan Hari Sabtu hingga hari Minggu tanggal 31 Juli terjadi pemadaman panjang (sehari semalam-red). Akibatnya sebagian besar masyarakat yang menjalankan roda bisnisnya dengan daya listrik tidak mampu berbuat banyak bahkan mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
Abah, salah satu pemilik toko di kecamatan Tanjung pada Suara Komunitas Minggu (31/7) kemarin mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah karena sebagian besar dagangannya menggunakan kulkas atau alat pendingin. “Es krim saya rusak total akbit lisatrik mati sehari semalam, “katanya.
Wardi (30), Warga Desa Sokong, Tanjung, megakatakan seharusnya kalau ada masalah dengan listrik atau akan dilakukan pemadaman panjang PLN harus memberikan informasi pada masyarakat. “PLN Ranting Tanjung seenaknya saja melakukan pemadaman tanpa memeberikan informasi pada masyarakat, “katanya.
Sementara Kepala Cabang PLN Ranting Tanjung, KLU, Haji Kamil di konfirmasi terkait hal ini menyatakan, pemadaman yang terjadi saat ini disebabkan karena 4 tiang listrik yang berada di jalur Senggigi mengalami keruskan akibat pohon yang tumbang. “satu tiang listrik patah dan tiganya roboh karena tertimpa pohon, “katanya.
“Di Lombok Utara ada beberapa lokasi yang rawan dengan pohon tumbang yakni, Selelos, Blanting, Bengkoang, Senggigi dan beberapa titik strategis lainnya.”PLN ranting Tanjung sebagai tempat distribusi daya,”tukasnya. (adam)
Tak hanya itu sejak dua hari lalu PLN Ranting Tanjung melakukan pemadaman bahkan Hari Sabtu hingga hari Minggu tanggal 31 Juli terjadi pemadaman panjang (sehari semalam-red). Akibatnya sebagian besar masyarakat yang menjalankan roda bisnisnya dengan daya listrik tidak mampu berbuat banyak bahkan mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
Abah, salah satu pemilik toko di kecamatan Tanjung pada Suara Komunitas Minggu (31/7) kemarin mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah karena sebagian besar dagangannya menggunakan kulkas atau alat pendingin. “Es krim saya rusak total akbit lisatrik mati sehari semalam, “katanya.
Wardi (30), Warga Desa Sokong, Tanjung, megakatakan seharusnya kalau ada masalah dengan listrik atau akan dilakukan pemadaman panjang PLN harus memberikan informasi pada masyarakat. “PLN Ranting Tanjung seenaknya saja melakukan pemadaman tanpa memeberikan informasi pada masyarakat, “katanya.
Sementara Kepala Cabang PLN Ranting Tanjung, KLU, Haji Kamil di konfirmasi terkait hal ini menyatakan, pemadaman yang terjadi saat ini disebabkan karena 4 tiang listrik yang berada di jalur Senggigi mengalami keruskan akibat pohon yang tumbang. “satu tiang listrik patah dan tiganya roboh karena tertimpa pohon, “katanya.
“Di Lombok Utara ada beberapa lokasi yang rawan dengan pohon tumbang yakni, Selelos, Blanting, Bengkoang, Senggigi dan beberapa titik strategis lainnya.”PLN ranting Tanjung sebagai tempat distribusi daya,”tukasnya. (adam)
Home
Tidak ada komentar:
Posting Komentar