Jumat, 22 Juli 2011

Kontraktor Plat Merah Berkeliaran di KLU

Lombok Utara - Salah satu tujuan awal pembentukan kabupaten Lombok Utara (KLU) adalah untuk mensejahterakan masyarakatnya bukan memberikan kesempatan segelintir orang atau pihak tertentu untuk mengeruk keuntungan pribadi dari Lombok Utara.

“Saat ini di Lombok Utara sudah banyak kepentingan untuk mengambil keuntungan sendiri tanpa memikirkan masyarakat bahkan banyak pejabat yang berfungsi ganda, salah satunya sebagai kontraktor atau kontraktor plat merah, “tegas mantan Sekretaris Komite Pemekaran Kabupaten Lombok Utara, Datu Rahadin Jaya Wangsa, ditemui Suara Komunitas, Jumat (22/7/11).

Memang hakekat pemerintahaan tidak ada yang berjalan lancar dan sudah tentu ada riak-riak yang tidak puas dan itu memang wajar tetapi yang tidak wajar adalah pejabat atau abdi Negara yang mengeruk keuntungan pribadinya dengn memanfaatkan jabatannya, itu yang terjadi saat ini di KLU, “ungkap Datu Rahadin mengomentari usia Lombok Utara yang sudah tiga tahun berjalan.

Menurut Datu Diding sapaan akrabnya, banyak pengusaha bahkan dari kalangan pejabat sendiri yang mengeluhkan kinerja dan tabeat para pejabat dan atasannya yang hanya mencari proyek dan keuntungan sendiri.” Banyak sekali keluhan tentang ini yang masuk ke saya,” ungkapnya.

Persoalan ini ungkap Datu Diding lebih lanjut, akan menjadi masalah dan beban Bupati dan Wakil bupati Lombok Utara jika tidak segera disikapi, termasuk banyak posisi strategis yang dipegang para pejabat KLU namun tidak dapat berbuat apa-apa, “katanya.

Ini sudah tentu menjadi PR bupati dan wakil bupati untuk segera disikapi jangan sampai masyarakat dan daerah Lombok Utara yang dirugikan. “Saya akan segera temui bupati dan wakil bupati untuk menyampaikan persoalan yang saat ini terjadi di lingkup pemerintahan KLU, “tandasnya. (adam/Ari)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar